Kudus – Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) kembali menyelenggarakan Baitul Arqam Purna Studi (BAPS) sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan bagi mahasiswa menjelang prosesi wisuda. Tahun ini, kegiatan diikuti oleh 530 mahasiswa yang terbagi dalam dua gelombang, yakni 17–18 September 2025 dan 24–25 September 2025, baik secara luring maupun daring.
Mengusung tema “Penguatan Ideologi Muhammadiyah untuk UMKU yang Unggul dan Berkemajuan”, BAPS menjadi wadah strategis dalam membekali lulusan agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam berkontribusi untuk umat, bangsa, dan persyarikatan.
Dalam sambutan yang diwakili oleh Wakil Rektor III, Dr. Rizka Himawan, S.Psi., M.Psi., disampaikan bahwa BAPS merupakan salah satu bentuk kaderisasi penting yang membedakan lulusan UMKU dari perguruan tinggi lainnya.
“BAPS adalah proses pembekalan terakhir sebelum mahasiswa resmi diwisuda. Melalui kegiatan ini, para mahasiswa tidak hanya dipersiapkan menjadi tenaga profesional, tetapi juga kader militan yang membawa semangat Islam berkemajuan. Nilai inilah yang menjadi pembeda lulusan UMKU,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Biro Pengkajian AIK dan Pengembangan Persyarikatan, Supardi, S.E., M.Kes., menyampaikan bahwa BAPS tidak hanya menjadi syarat wisuda, tetapi juga sebagai ruang pembentukan kader ideologis.
“Kegiatan ini adalah pengkaderan terakhir yang membekali mahasiswa dengan karakter Islami dan militansi kader Muhammadiyah. Inilah yang akan menjadi bekal penting bagi mereka ketika kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Para dosen UMKU juga menekankan pentingnya kegiatan ini bagi mahasiswa setelah lulus, khususnya dalam menjaga akidah Islam, etika pergaulan, serta birrul walidain (berbakti kepada orang tua). Lulusan diharapkan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dan Muhammadiyah di tengah kehidupan bermasyarakat.
Salah satu peserta, Wahyu Andre, mengungkapkan kesannya mengikuti kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini benar-benar bermanfaat. Saya merasa lebih siap menghadapi kehidupan setelah lulus dari UMKU. BAPS menguatkan saya untuk tetap konsisten menjaga akidah dan semangat dakwah di mana pun berada,” tuturnya.
Dengan penyelenggaraan BAPS ini, UMKU berharap dapat terus mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik dan profesional di dunia kerja, tetapi juga memiliki karakter Islami yang kokoh serta semangat dakwah Muhammadiyah yang berkemajuan.



