Kudus, (11/3)– Secara global, lebih dari 50 juta orang menderita demensia, dengan satu kasus baru terjadi setiap tiga detik. Menyadari urgensi permasalahan ini, Tim Dosen Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) bersama Pengurus Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Kudus mengambil langkah konkret dalam upaya pencegahan demensia. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan ke 12 Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) di Kabupaten Kudus, dengan tujuan meningkatkan peran kader kesehatan dalam deteksi dini dan edukasi demensia.
Jauhar, M.Kep menyebutkan bahwa kegitan ini sebagai tindak lanjut dari pelatihan kader demensia sebelumnya, ini bertujuan untuk memperkuat komunitas yang lebih suportif dalam menangani dan mencegah demensia. ”Optimalisasi peran kader kesehatan Aisyiyah dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi telepon pintar dan media audiovisual sebagai sarana edukasi yang lebih efektif dan mudah diakses oleh masyarakat” katanya
Kegiatan kunjungan ini mendapat sambutan yang luar biasa dari anggota Aisyiyah di seluruh Kabupaten Kudus. Program ini juga terintegrasi dengan pengajian rutin di masing-masing PCA, yang dilaksanakan dalam rentang waktu Januari hingga Februari 2025. Selain dilakukan skrining risiko demensia, anggota Aisyiyah juga diberikan edukasi menggunakan media audiovisual tentang pencegahan demensia, salah satunya melalui senam otak.
Sebanyak 34 kader kesehatan dari PDA dan PCA Kabupaten Kudus turut serta dalam kegiatan ini. Dengan penuh antusiasme, mereka menjalankan proses skrining dan edukasi bagi ratusan anggota Aisyiyah yang menjadi peserta kegiatan. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) UMKU yang terlibat dalam program ini terdiri dari Muhamad Jauhar, S.Kep., Ners., M.Kep., Edi Wibowo, S.Kep., Ners., M.Kep., dan Ns. Ashri Maulida R., S.Kep., M.Kep., bersama dengan mahasiswa Keperawatan UMKU. Mereka bekerja sama dengan Majelis Kesehatan PDA Kabupaten Kudus untuk mengatasi masalah demensia di wilayah tersebut.
Ketua PDA Kabupaten Kudus, Ibu Eny Alifah Kurnia, S.Pd., M.Pd.I, menyambut dengan penuh semangat kegiatan ini. Beliau menyampaikan, “Kami menyambut dengan antusias kegiatan kunjungan pada 12 PCA ini karena tingkat kebermanfaatannya yang tinggi bagi warga Aisyiyah di seluruh Kabupaten Kudus, khususnya dalam deteksi dini dan pencegahan demensia.”
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendeteksi dan merawat lansia dengan demensia secara aktif di wilayah masing-masing. Kader kesehatan sebagai caregiver informal menjadi perpanjangan tangan tenaga kesehatan dan salah satu pilar utama dalam menangani demensia. Melalui sinergitas lintas sektor, program ini diharapkan dapat menurunkan kasus demensia serta mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan lanjut usia di Kabupaten Kudus.



