Masuk 11 Besar Kampus Penerima Hibah Resona Saintek 2025, UMKU Kembangkan Riset Ekonomi Sirkular Berbasis Kesehatan

KUDUS – Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) kembali mencetak prestasi nasional setelah terpilih sebagai salah satu dari 11 perguruan tinggi di Indonesia yang menerima Hibah Dikti Saintek RI melalui Program Resona Saintek 2025.

Pengumuman ini disampaikan secara resmi oleh Ditjen Diktiristek Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI pada Jumat, 22 Agustus 2025 lalu. Rektor UMKU, Dr. Edy Soesanto, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini. Menurutnya hibah ini menjadi bukti kemampuan UMKU untuk bersaing dengan universitas-universitas ternama lainnya di Indonesia. “Alhamdulillah, UMKU berhasil masuk dalam 11 besar perguruan tinggi penerima hibah Resona Saintek 2025,” ungkapnya.

“Prestasi ini adalah hasil kerja keras seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya riset, inovasi, dan pengabdian yang berdampak nyata bagi bangsa,” lanjut Rektor. Dr. Edy menjelaskan, Resona Saintek merupakan salah satu dari empat program di bawah payung Sinergi Kreasi Masyarakat dan Akademisi untuk Sains Teknologi Nusantara (SEMESTA) yang diluncurkan oleh Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi (Dit. Minat Saintek).

Tujuan dari program ini adalah untuk memperkuat peran unit humas perguruan tinggi sebagai komunikator sains dalam menyusun narasi berbasis riset unggulan serta menetapkan agenda komunikasi publik sains dan teknologi. “UMKU tidak hanya ingin dikenal sebagai kampus yang unggul di bidang akademik, tetapi juga sebagai institusi yang berkontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kemaslahatan umat,” ungkap Rektor.

Lebih lanjut, Dr. Edy juga mengajak generasi muda, khususnya di Kudus dan Jawa Tengah, untuk tidak ragu memilih UMKU sebagai tempat menimba ilmu. Dengan berbagai pencapaian dan program unggulan yang dimiliki, UMKU diyakini dapat menjadi jembatan menuju masa depan cerah bagi para mahasiswa. “Bergabunglah bersama UMKU. Mari kita wujudkan mimpi dan masa depan cemerlang melalui pendidikan yang berkualitas, berkarakter Islami, dan berdaya saing global,” ajak Dr. Edy Seosanto.

Kepala Biro Humas dan Admisi UMKU, Aris Prasetiyanto menuturkan, dalam Program Resona Saintek 2025, UMKU mengambil tema “Ekonomi Sirkular Berbasis Kesehatan”. Menurut Aris, dengan mengangkat tema tersebut, UMKU akan melakukan sejumlah riset tentang pengelolaan sampah maupun limbah sampah yang bisa bernilai guna ekonomi dan kesehatan.

“Untuk kemudian, hasil risetnya akan kami sebarluaskan kepada masyarakat. Salah satunya melalui konten-konten di media sosial agar lebih mudah mengetahui banyak orang,” ujar Aris. Bersama seluruh tim Humas dan Admisi UMKU, program Resona Saintek 2025 dimulai pada bulan Oktober sampai dengan Desember 2025.

“Harapan kami, proses riset yang kami lakukan bisa berjalan lancar dan hasilnya dapat bermanfaat bagi masyarakat,” kata Aris. Sebagai informasi, selain UMKU, ada 10 perguruan tinggi lainnya di Indonesia yang turut menerima hibah Resona Saintek tahun 2025.

Terdiri atas Institut Teknologi Sumatera, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Gadjah Mada, Universitas Kristen Maranatha, Universitas Jenderal Soedirman. Kemudian ada Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara), Universitas Dhyana Pura, Politeknik Negeri Jember, Politeknik Bintan Cakrawala, dan Politeknik Negeri Padang.

Bagikan ke :

WhatsApp
Telegram
Facebook
Threads
Email
X